“Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian”

 

Universitas Brawijaya (UB) merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang memiliki prestasi sangat baik dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS).Hal tersebut dapat terlihat dari prestasi UB dalam meraih juara umum PIMNAS sebanyak 5 kali, yaitu pada tahun 2008, 2009, 2012, 2015, dan 2016. Dalam kemenangan UB di tahun 2015 lalu, peran mahasiswa Fakultas Kedokteran cukup besar. Di tahuntersebut, UB termasukuniversitasdenganjumlahPKM lolos pendanaan terbanyak se-Indonesia, dimana Fakultas Kedokteran merupakan salah satu penyumbang PKM terbanyak. Oleh karena itu, adanya proses regenerasi mahasiswa yang mampu memberikan manfaat kepada dirinya, institusi, dan utamanya kepada masyarakat dalam bentuk Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sangatlah penting untuk dilakukan.

Sejalan dengan tujuan dilaksanakannya PKM oleh DIKTI, yaitu meningkatkan  mutu  peserta  didik  (mahasiswa) di perguruan tinggi agar kelak dapat menjadi anggota masyarakat yang memiliki kemampuan  akademis  dan/atau  profesional  yang  dapat  menerapkan,  mengembangkan  dan menyebarluaskan  ilmu  pengetahuan,  teknologi  dan/atau  kesenian  serta  memperkaya  budaya nasional, maka FK UB melaksanakan PKM Maba guna memperkenalkan kepada mahasiswa baru (maba) mengenai berpikir secara ilmiah serta menjadi pribadi yang solutif atas permasalahan yang ada di sekitarnya melalui ide-ide kreatif. Oleh karena itu, sebagai upaya untuk memperkenalkan mahasiswa baru terhadap PKM dan mempersiapkan mahasiswa baru untuk mengikuti PKM DIKTI, PKM Rektor Cup maupun LKTI lain di tingkat regional maupun nasional, maka dilaksanakan “Lokakarya PKM MABA 2017”. Dalam kegiatan ini, mahasiswa baru akan diberikan sebuah kesempatan besar untuk berpikir secara kreatif untuk menemukan solusi besar terhadap permasalahan yang ada di sekelilingnya dengan cara berpikir ilmiah. Adapun solusi tersebut dapat mencakup berbagai bidang, seperti penelitian, kewirausahaan, pengabdian masyarakat, maupun teknologi. Hasil dari ide para mahasiswa baru tersebut kemudian dituangkan dalam bentuk proposal PKM.Diharapkan, ide-ide kreatif para mahasiswa baru tidak hanya berupa tulisan saja, tetapi dapat diwujudkan sebagai suatu aksi yang nyata.

Dalam proses ini, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui oleh para mahasiswa baru.Tahapantersebutdimulaidari pengenalan mengenai PKM dalam kegiatan Lokakarya. Kemudian, dilanjutkan dengan penyusunan proposal PKM yang didampingioleh fasilitator dan dosen pembimbing.Di akhir tahapan, mahasiswa baru diharapkan mampu mempresentasikan proposal yang telah disusunnya kepada dewan jurisesuaibidangmasing-masing. Dari tahapan akhir, akan didapatkan beberapa calon kelompok yang akan mewakili Fakultas Kedokteran di ajang PKM Rektor Cup yang merupakan ajang perlombaan PKM untuk mengharumkan fakultas masing-masing dengan bersaing antar fakultas di Universitas Brawijaya. Dalam setiap tahapan, akan ada pendampingan mahasiswa baru atas kerjasama dari fasilitator, dosen pembimbing, serta panitia.

Diharapkan, dengan mengikuti kegiatan “Lokakarya PKM MABA 2017” mahasiswa baru tidak hanya mampu termotivasi untuk berkompetisi di bidang ilmiah baik di tingkat regional maupun nasional, tetapi juga termotivasi dan terdorong untuk mengembangkan pola berpikir kritis, berpikir ilmiah, dan berpikir solutif dalam bentuk tulis ilmiah sebagai langkah – langkah persiapan untuk mewujudkan sosok tenaga kesehatan yang berkualitas, ilmiah, dan mampu bersaing di dunia kerja dan keilmiahan.

 

“Coming Up, Aim High, and be Part of The Golden Scientist”